Masjidil Haram

Pesona-masjidil-haram

Masjidil Haram, Masjid Yang Penuh Keajaiban

Siapa yang tak kenal Masjidil Haram, sebuah Masjid di pusat Kota Makkah yang menjadi tujuan utama umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji ataupun umroh. Masjid ini juga merupakan yang tertua di dunia, karena dibangun pada zaman Nabi Ibrahim dan Ismail, sebagai tempat ibadah yang lokasinya mengelilingi Ka’bah.

Banyak hal yang sangat luar biasa seputar berdirinya masjid yang sangat dimuliakan oleh umat muslim ini. Seperti pembangunannya yang menurut ulama pertama kali dilakukan oleh malaikat, sebelum adanya manusia, atau dikenal juga dengan tempat salat para malaikat (the worship place of angels), serta beberapa kali renovasi menakjubkan yang akhirnya membuat kondisi masjid sebagai yang termegah di seantero jagad.

Keajaiban Selama Proses Renovasi Masjidil Haram

Kalau merunut pada sejarah keislaman, sudah terjadi sebanyak lima kali masa renovasi Masjidil Haram sejak 2.130 SM, tepatnya setelah dibangunnya Ka’bah dan penempatan Hajar Aswad yang merupakan batu yang dibawakan malaikat. Dahulunya masjid yang kini luasnya sekitar 88 hektar dan mampu menampung 2 juta jemaah tersebut hanya ruang terbuka dengan Ka’bah yang berada di tengahnya. Berikut ini tahap renovasi menakjubkan dari masjid megah ini.
  • Renovasi awal
    Tahun 692 masehi merupakan tahun pertama dilakukan renovasi pada masjid ini. dengan membangun tempok di sekeliling Ka’bah, pemberian atap dan beberapa dekorasi khas masa tersebut. Sampai akhir tahun 700, renovasi terus dilakukan dengan mengganti pilar tua yang dahulu terbuat dari kayu menjadi marmer, hingga pembangunan 3 menara.

  • Tahun 1570-an
    Renovasi masa ini dilakukan oleh arsitek pribadi Sultan Salim II, dimana atap diganti dengan kubah berdekorasi indah, dimana terdapat kaligrafi yang sangat menakjubkan. Tapi, karena terjadinya banjir pada tahun 1621 dan 1629, yang mengakibatkan kerusakan parah pada masjid tersebut dan Ka’bah, renovasi dilakukan dengan membangun kembali bangunan yang rusak. Ditambah tiga menara lagi di beberapa penjuru sehingga total menara pada masa kekuasaan Sultan Murad IV ini adalah 7 unit.

  • Raja Saudi
    Oleh Raja Saudi yang memimpin tahun 1955 hingga 1973, seluruh bangunan yang menggunakan arsitek pada renovasi sebelumnya dirobohkan, diganti dengan bangunan baru dan marmer baru. Tambahan yang membuatnya lebih menakjubkan adalah dua bukit kecil Shafa dan Marwa dibangun di dalam lingkungan Masjidil Haram. Dan pada renovasi hingga 2005, masjid ini sudah memiliki 18 gerbang tambahan, dilengkapi 500 pilar yang terbuat dari marmer.

  • Raja Abdullah Bin Abdulaziz Dan Raja Salman Bin Abdulaziz
    Selama masa kepemimpinan dua raja di atas, banyak perubahan signifikan yang dilakukan, mulai dari pembangunan eskalator hingga 680 unit, 24 elevator untuk jemaah berkebutuhan khusus, 21 ribu toilet serta tempat wudhu. Selain itu bangunan masjid sudah dibuat hingga lantai enam yang bisa digunakan untuk shalat.

Fakta Terkini Di Balik Eksistensi Masjidil Haram

Ada beberapa fakta yang tak bisa diabaikan dari keberadaan Masjidil Haram. Diantaranya adalah bahwa menurut beberapa ulama, sekali salat di masjid ini sama dengan 100ribu kali salat di masjid lain. Fakta bahwa disini terdapat seorang Muadzin ternama di dunia bernama Ali Mulla yang suara adzannya sangat merdu dan sering digunakan oleh media internasional. Dan masih banyak fakta menarik yang bisa Anda buktikan sendiri saat berkunjung ke Makkah nanti.

Keindahan arsitektur bangunan Masjidil Haram membuat banyak orang tak hentinya berdecak kagum. Pantas saja, sebab pembangunannya sejak awal saja melibatkan banyak arsitek terbaik dunia, semoga suatu saat nanti Anda bisa berkunjung kesana untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta.
© 2019 PT. Holyland Abadi Supported by: Blogger