Tanah Haram dan Tanah Suci Apa Bedanya?

Yang Menjadi Perbedaan Tanah Haram dan Tanah Suci

Dalam agama yang dimuliakan oleh Allah SWT ini dikenal dua istilah yang pastinya sudah melekat dengan kita semua. Kedua istilah tersebut adalah halal dan haram. Khusus untuk istilah haram, kita pun akan mengetahuinya ketika bertandang ke tanah Mekah, Arab Saudi. Bahkan kota yang sering dijadikan pusat kegiatan haji dan umroh itu sering pula dikatakan sebagai tanah haram atau tanah suci. Kenapa bisa begitu?

Kita mungkin akan mengira bahwa kota tersebut adalah kota yang dimuliakan, diagungkan, dan istimewa. Namun kenapa memiliki nama lain yang justru artinya santa bertolak belakang? Tunggu dulu dan jangan berpikiran terlalu jauh karena kita harus memaknainya dengan benar agar tidak salah persepsi. Untuk itu, marilah kita simak kenapa Mekah disebut dengan tanah haram atau tanah suci, dan juga apa bedanya di antara kedua tanah tersebut?

Mekah Dikatakan Tanah Haram karena ...

Untuk mehamai ini semua, langkah pertama yang harus kita ketahui adalah makna dari ‘haram’ itu sendiri. Dalam Islam, kata ‘haram’ memiliki dua akar kata yang berlainan. Untuk yang pertama memiliki arti tidak boleh atau larangan. Asal katanya sendiri adalah ‘haruma’. Sementara itu, untuk akar kata yang kedua memiliki arti kehormatan, yang berasal dari kata ‘al-ihtiram’.

Dari penjelasan singkat tersebut, tentunya sudah bisa kita ketahui, bukan kenapa tanah Mekah disebut juga sebagai tanah haram? Ya karena di tanah itulah Allah begitu memuliakan banyak hal. Kesucian tanah tersebut juga sangat dijaga dengan betul dan kuta. Bahkan di tanah tersebut tidak boleh ada pertumpahan darah.

Keyakinan tersebut juga sudah banyak dibuktikan dengan banyaknya pula keterangan yang menguatkan. Seperti dalam tafsir al-Misbah al-Munir yang menerangkan, bahwa tanah haram tersebut adalah tanah yang tidak halal untuk dilanggar.

Keterngan lainnya disebutkan dalam QS An-Naml ayat ke-91. Di surat tersebut disebutkan bahwa Allah memerintahkan untuk disembah di tanah tersebut (Mekah). Dan diperintahkan pula untuk menjadi manusia yang selalu berserah diri pada-Nya.

Mekah pun Dikatakan Sebagai Tanah Suci

Sejalan dengan semua itu, ternyata Kota Mekah pun disebut juga sebagai tanah suci. Kenapa demikian? Mekah sebagai salah satu pusat umat Islam karena terdapat Baitullah (rumah Allah), tentunya merupakan kota yang sangat dijaga kesuciannya.

Bahkan saking dijaganya, kita yang memasuki kota tersebut harus benar-benar dalam keadaan yang suci. Suci dari apa sih? Tentu saja suci dari semua yang namanya keburukan, seperti dosa syirik dan kufur akidah, dosa maksiat, dosa fasiq, dosa fasish, dan dosa-dosa lainnya yang membuat manusia menjadi lebih buruk di mata Allah.

Bahkan ketika kita berhaji pun, sangat dianjurkan untuk menjaga kesucian. Hal itu bisa dilihat dengan penggunaan pakaian ihram dengan warna putih bersih. Harus bisa bserikap khusyu dan meninggalkan apa-apa yang bersifat keduniaan, dan juga rendah diri sebagai manusia yang lemah.

Jika kita bertanya apa yang menjadi perbedaan antara tanah haram dan tanah suci, bisa disimpulkan bahwa keduanya bersamaan. Dan semuanya pun tertuju pada satu kota, yakni Kota Mekah sebagai kota yang dimuliakan dan diagungkan keberadaannya. Semoga ulasan ini bisa membawa manfaat untuk kita semua.
© 2016 PT Holyland Abadi Supported by: Blogger