Persiapan Umroh Sebelum Keberangkatan


Pentingnya Menyiapkan Ilmu Sebagai Bekal Umroh

Umroh merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan. Begitu pentingnya ibadah haji dan umroh dalam sebuah riwayat hadits disebutkan bahwa Allah akan mengganti biaya haji dan umroh. Rukun haji dan umroh hampir sama. Satu rukun yang membedakan adalah dalam umroh tidak ada wukuf di Arofah seperti dalam rukun haji. Selain rukunnya waktu pelaksanaannya juga berbeda, Jika haji hanya bisa dilakukan di waktu tertentu yaitu di bulan Dzulhijjah, umroh bisa dilakukan bersamaan dengan waktu haji. Umroh di saat bulan Ramadhan bernilai lebih utama. Hal ini sesuai sabda Rasulullah “Umrah pada bulan Ramadhan setara dengan ibadah haji”.

Ibadah umrah merupakan ibadah yang membutuhkan banyak persiapan. Bukan hanya persiapan materi untuk ongkos berangkat umroh yang membutuhkan dana tidak sedikit, namun juga persiapan ilmu syariat dan fiqih mengenai umroh, persiapan fisik dan mental agar semua rangkaian ritual dan ibadah umroh dapat dijalankan dengan baik.

Tips Persiapan Umroh Sebelum Keberangkatan

Agar perjalanan umroh tidak sia-sia maka sebelum berangkat umroh hendaknya menyiapkan berbagai hal yang membantu menentukan kelancaran ibadah. Beberapa hal penting tersebut adalah:

1. Niat

Niat adalah hal yang paling menentukan diterima tidaknya suatu amalan dan ibadah. Niat ibadah agar diterima Allah adalah sepenuhnya dilakukan karena Allah. Hindari niat karena ingin disebut sebagai orang kaya atau berderajat lebih tinggi karena umroh membutuhkan banyak biaya atau sekedar ingin mengupload foto-foto selfie saat melaksanakan ritual umroh atau ingin umroh bersama artis agar bisa berfoto dengannya. Niatkan umroh ikhlas karena Allah, lillahi ta’ala. Jangan sampai tercemar dengan riya, ujub atau iseng sehingga merusak kualitas ibadahnya.

2. Persiapan Fisik

Umroh dan haji adalah jenis ibadah yang membutuhkan stamina tinggi. Ritual umroh dan haji harus dilaksanakan dengan tubuh fit dan bugar. Ritual seperti thawaf dan sai misalnya sangat membutuhkan kondisi tubuh bugar. Jika perlu bawa bekal berupa suplemen dan pastikan asupan air putih yang cukup selama melaksanakan rangkaian ritual umroh yang melelahkan. Menderita dehidrasi akan sangat menyulitkan jamaah untuk menyelesaikan rangkaian umroh berikutnya. Selama umroh pastikan cukup beristirahat ketika tidak sedang beribadah. Belanja untuk keperluan menyiapkan oleh-oleh boleh saja tetapi jangan sampai menyita sebagian besar waktu sehingga kurang istirahat. Perhatikan pola makan, hindari terlalu kenyang karena akan menyebabkan pencernaan tidak nyaman.

3. Persiapan Ilmu

Sebelum berangkat umroh hendaknya membekali diri dengan ilmu mengenai segala hal yang berkaitan dengan umroh. Mengandalkan manasik saja tidak cukup. Ada baiknya membekali diri lebih banyak dengan ilmu fiqih, artikel mengenai ibadah yang disarankan dan hal yang dilarang selama berumroh, menghafalkan ayat atau doa dalam Al Quran yang disunnahkan dibaca ketika berumroh. Persiapan ilmu yang tak kalah pentingnya adalah bekal bahasa Arab dan Inggris terutama istilah-istilah yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari sebagai bekal dasar dan tindakan jaga-jaga jika tersesat.

4. Memasang Target Ibadah

Umroh adalah kesempatan langka. Tidak setiap bulan atau tahun berkesempatan menunaikannya. Beribadah di tanah suci berpahala berlipat-lipat daripada ditunaikan di tempat lain. Apalagi sholat di masjid nabawi, pahalanya bisa seribu kali lipat dibandingkan sholat di masjid lainnya. wajar jika selama umroh memasang target yang Berkaitan dengan ibadah, misalnya memastikan untuk selalu sholat berjamaah terutama ketika berada di Mekkah. Hendaknya target ibadah dibuat sewajarnya dan tidak mengabaikan inti ibadah umroh. Misalnya memasang target khatam Al Quran selama umroh hendaknya tidak memaksakan diri hingga tertinggal rukun umrohnya.

5. Persiapan mental

Mental merupakan salah satu hal yang perlu disiapkan sejak dini. Umroh adalah ibadah yang membutuhkan banyak pengorbanan. Jamaah umroh harus siap berbagi tempat, kamar mandi dengan jamaah lain. Pastikan tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan bersama misalnya terlalu lama berada di kamar mandi.

6. Manajemen Waktu

Agar mampu menunaikan rukun umroh dengan lancar maka perlu mengatur waktu dengan baik. Perkirakan perjalanan dari hotel tempat menginap ke masjidil haram agar tidak terlambat jika menginginkan sholat berjamaah. Pelajari kebiasaan jamaah lain untuk menentukan waktu thawaf yang tidak terlalu padat pengunjung sehingga bisa thawaf lebih khusyu dan mencium Hajar Aswad.

7. Packing

Barang-barang bawaan harus dipacking dengan cara efisien. Tujuannya agar lebih mudah dirapikan kembali ketika tiba saatnya pulang. Bawa barang seperlunya agar tidak memakan tempat dalam koper dan lebih mudah diingat saat harus packing untuk pulang.

8. Kelapangan Hati

Siapkan diri untuk bersikap menghormati sesama muslim dari berbagai belahan dunia. Hormati perbedaan dalam tata cara ibadah antar madzhab dan tak perlu diperdebatkan. Justru saat umroh dan haji adalah momen paling tepat untuk menjalin silaturahmi.

Demikianlah tulisan singkat mengenai tips persiapan umroh Sebelum Keberangkatan. Semoga bermanfaat...
Diulas oleh Hendra Syaputra; Rating Blog: ★★★★★ dari 5
© 2019 PT. Holyland Abadi Supported by: Blogger